KESEHATAN MATA PEMUDA DI ERA DIGITAL

    Pada era digital ini hampir semua orang termasuk pemuda melakukan sebagian kegiatan mereka dengan gadget, sehingga kurangnya mengatur jadwal untuk aktivitas lain yang akhirnya mengeluh sakit yang mereka alami  seperti sakit pada mata. Tentu saja hal ini dapat menjadikan  banyaknya pemuda yang mengalami gejala penyakit yang mendatang terlebih lagi pasca pandemi yang telah melanda negara kita sendiri bahkan mancanegara.

Namun pada dasarnya kesehatan terkhususnya bagi pemuda  ini bukan saja karena hidup yang kurang sehat tetapi juga tekanan dan akibat dari banyaknya aktivitas yang ia lakukan, hal ini akan berdampak buruk jika terus saja melakukannya tanpa memikirkan kesehatan pada diri sendiri. 

    Pada masa sekarang ini yaitu masa era digital memang gadget merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa terlepas dari kehidupan manusia karena gadget mempunyai banyak sekali manfaat seperti mendapatkan informasi baik didalam maupun diluar negeri, apalagi sekarang banyak instansi-instansi yang menerapkan pembelajaran atau pekerja dari rumah saja, hal ini menyebabkan orang-orang maupun pemuda tidak bisa terlepas dari namanya gadget, namun jika menggunakan gadget ini secara berlebihan akan menyebabkan kesakitan pada mata.

    Mata adalah salah satu bagian terpenting dalam kehidupan, karena merupakan panca indera dari manusia. Mata memiliki bagian beserta fungsinya masing-masing seperti pada kornea berfungsi sebagai tempat masuknya cahaya pertama kali, pupil yang berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk, iris yang berperan dalam memberi warna pada mata, retina berfungsi untuk menangkap bayangan benda, sklera (selaput putih) berfungsi untuk melindungi struktur mata dan membantu mempertahankan bentuk mata, saraf optik berfungsi untuk meneruskan informasi visual benda yang diterima retina menuju ke otak, dan terakhir yaitu koroid adalah dinding mata yang berfungsi sebagai penyuplai oksigen dan nutrisi untuk bagian-bagian mata yang lain, khususnya retina. Mata dapat berfungsi dengan baik apabila terkena cahaya. Dengan adanya cahaya maka mata akan dapat melihat dengan baik, berbeda jika didalam kegelapan mata kurang mampu melihat yang ada disekitarnya dikarenakan tidak ada cahaya yang masuk sehingga mata tidak bisa melihat hal tersebut.

    Pada dasarnya mata adalah organ tubuh manusia yang rentan rusak apabila tidak dijaga dengan baik. Penyakit atau gangguan yang bisa merusak mata salah satunya yaitu katarak. Katarak adalah suatu kelainan pada lensa mata manusia, di mana terjadi kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan penglihatan menjadi buram hingga berisiko kebutaan. Kondisi mata manusia idealnya jernih, dan mampu menerima cahaya/sinar yang kemudian direfleksikan menuju ke retina atau  saraf mata. Katarak sendiri mempunyai beberapa jenis beserta peyebabnya yaitu  katarak traumatik yang disebabkan akibat adanya cedera pada bola mata, katarak komplikata yang terjadi akibat infeksi, pemakaian steroid dalam jangka waktu lama, dan bisa juga diakibatkan oleh penyakit kencing manis, dan terakhir katarak pseudoexfoliasi adalah jenis Katarak yang disertai dengan adanya material yang menyebakan kelainan lain disebabkan faktor usia.

Pada katarak memiliki beberapa faktor yang perlu diperhatikan, diantaranya 

1. Lanjut Usia (Penuaan)

Ini adalah penyebab yang paling banyak atas terjadinya kekeruhan pada lensa atau Katarak.

2. Riwayat trauma

Bagi Anda yang pernah mengalami trauma pada mata, lebih tepatnya lensa mata, seperti: serpihan material tajam ke mata, terbentur bola, terkena kembang api, dan benda-benda asing lainnya ini dapat berisiko menimbulkan Katarak lebih cepat.

3. Konsumsi obat tertentu dalam jangka waktu lama

Mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka waktu yang lama, seperti: obat kortikosteroid dan amiodaron, dapat memicu faktor risiko terjadinya Katarak lebih besar.

4. Infeksi saat kehamilan

Ibu hamil yang mengalami infeksi, khususnya rubella, dapat menjadi penyebab utama terjadinya Katarak Kongenital pada anak yang dilahirkan. Katarak ini dapat terjadi pada salah satu atau kedua mata anak.

5. Penderita penyakit tertentu

Penderita penyakit-penyakit tertentu, dapat berisiko menderita Katarak. Beberapa penyakit yang berisiko adalah Diabetes Melitus, Hipertensi, Hipokalemia, hingga Dermatitis Atopik. Beberapa penyakit tersebut, dapat berisiko menimbulkan Katarak di kemudian hari.

6. Kebiasaan merokok

7. Sering mengonsumsi alcohol

8. Mata terpapar sinar matahari dalam kurun waktu lama

9. Terpapar racun

10. Keluarga dengan riwayat Katarak

11. Pernah melakukan operasi mata


Ada beberapa cara atau upaya mencegah katarak yang bisa dilakukan yaitu melakukan pemeriksaan mata rutin ke dokter spesialis mata, khususnya bagi anda yang memiliki faktor risiko katarak, melindungi mata dari benturan atau trauma benda asing, menghindari dan mlindungi mata dari paparan cahaya matahari yang terlalu lama, anda dapat menggunakan kacamata yang melindungi dari sinar ultraviolet baik uva dan uvb (bila aktivtias sehari-hari anda dituntut di tempat yang mengharuskan terpapar sinar matahari dalam kurun waktu lama), menjaga kadar gula darah agar tetap normal, khususnya pada pengidap diabetes melitus, membatasi aktivtas atau kebiasaan menyetir di malam hari, memastikan pencahayaan di rumah dalam kondisi terbaik (tidak terlalu gelap dan tidak terlalu terang) dan terakhir menggunakan kacamata saat membaca (terlebih bagi anda yang mengalami kelainan refraksi). Namun Ketika sudah terkena harus segera dibawa kerumah sakit, jika pasien memiliki banyak uang disarankan menggunakan pengobatan dengan metode lasik atau Laser In Situ Keratomileusis. Laser In Situ Keratomileusis atau Lasik adalah prosedur laser untuk mengoreksi gangguan refraksi (mata minus/rabun jauh, silinder, rabun dekat) sehingga terbebas dari alat bantu penglihatan seperti kacamata dan contact lens.

Pada umumnya, Katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu, tidak heran bila penderita katarak sering mendatangi Klinik Mata atau Dokter Mata ketika mengalami tingkat penglihatan buram yang cukup parah.

Untuk menghindari atau mencegah kerusakan pada mata yang disebabkan oleh gadget ini langkah pertama yang harus diterapkan adalah mengatur jadwal dalam menggunakan gadget, melakukan sosialisasi terhadap orang sekitar seperti pada teman maupun keluarga, menyibukkan diri dengan aktivitas luar seperti masuk organisasi atau komunitas yang diluar dari menggunakan gadget, dan terakhir yaitu menghapus aplikasi-aplikasi yang kurang berguna dan menyebabkan kecanduan dalam main gadget seperti aplikasi game. 


Komentar